Jumat, 12 Januari 2018

Mengenal Berbagai jenis Obat Asma Beserta Car Mengkonsumsinya


Obat asma untuk masing-masing penderita pastinya akan berbeda, tergantung pada usia, gejala dan pemicu asma itu sendiri. Sebagai orang awam pastinya sangat sulit untuk membedakan setiap jenis dari obat asma, nah pada kesempatan hari ini, secara khusus saya akan mebehas artikel kesehatan mengenai berbagai jenis obat asma serta bagaimana cara tepat menggunakannya.

Seperti yang telah banyak di ketahui, pada dasarnya obat asma hanya bekerja untuk mengendalikan asma, bukan untuk menyembuhkan. Jika seseorang mengalmi serangan asma, dokter akan menyerankan untuk menggunakan obat asma reaksi cepat sebgai solusinya, obat ini akan bereaksi cepat dalam mencegah, mengurangi, atau mengatasi asma, namun waktu kerjanya terbilang singkat. Pada seseorang yang memiliki asma, dokter akan menyerankan mengkonsumsi obat ini sebelum melakukan olahraga.

Beberapa obat asma reaksi cepat, di antaranya:

  • Beta agnosis short-acting
  • Ipratropium
  • Kortikosteroid

Selain obat untuk mengtasi asam saat kambuh, tersedia juga jenis obat untuk mengntrol asma jangka panjang yang mungkin akan di berikan dokter.  Obat asma jangka panjang di minum setiap hari agar asma Anda terkendali, Berikut beberapa jenis obat pengontrol asma jangka panjang :

  • Kortikosteroid inhalasi

Obat antiinflamasi ini meliputi budesonide, mometasone, dan fluticasone furoate. Obat-obatan ini memiliki risiko efek samping yang relatif rendah dan umumnya aman untuk penggunaan jangka panjang.

  • Teofilin

Teofilin membantu menjaga saluran udara tetap terbuka dengan merelaksasi otot-otot di sekitar saluran udara.

  • Long-acting beta agonist

Obat inhalasi ini meliputi salmeterol dan formoterol yang berguna untuk membuka jalan napas yang menyempit karena serangan asma. Sering dikombinasikan dengan kortikosteroid inhalasi untuk mencegah peningkatan risiko serangan asma berat.

  • Inhaler kombinasi

Obat-obat ini seperti fluticasone-salmeterol, budesonide-formoterol, dan formoterol-mometasone yang mengandung obat long-acting beta agonist dan kortikosteroid.

  • Pengubah leukotriene (leukotriene modifiers)

Obat oral ini termasuk montelukast, zafirlukast, dan zileuton yang membantu mengatasi gejala asma hingga 24 jam. Mengonsumsi obat ini harus atas anjuran dokter, dan dengan perhatian khusus. Karena meskipun jarang, dalam beberapa kasus obat ini mungkin berkaitan dengan timbulnya reaksi psikologis, seperti gaduh-gelisah, halusinasi, depresi dan pemikiran bunuh diri.

Mengkonsumsi ke lima obat di atas akan membantu Anda mengurangti kebutuhan menggunkan obat asma reaksi cepat. Gunakan obat asma jangka panjang sesuai dengan yang telah di resepkan.

Untuk membantu mengatasi secara alami, Anda dapat menggunkan yoga sebagai media terapi relakasasi otot yang dapat memperbaiki fungsi paru-paru. Terapi yoga dan relaksasi dapat membantu Anda mengelola asma dengan berlatih teknik pernapasan dalam dan mengurangi stres.

Menjaga pola makan dan pola hidup untuk penderita asma merupakan hal yang sangat penting, perbanyaklah mengkonsumsi buah dan sayur serta makanan yang mengandung asam lemak omega-3, Jauhi berbagai makanan yang dapat memicu reaksi alergi, seperti seafood, makanan dengan pengawet, perhatikan juga asupan kalori, sebab obesitas juga dapat memperberat gejala asma.

Minggu, 10 Desember 2017

Penggunaan Inhaler Mengakibatkan Asma Tambah Parah, Fakta atau Hanya Hoax?



Salah satu barang wajib yang dan harus ada dalam tas kapan pun dan dimana pun untuk penderita asma adalah inhaler, namun tahukah Anda, salah satu sumber mengatakan nahwa terlalu sering menggunakan inhaler dapat membuat asma bertambah parah, bagaimana faktanya?. Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Sebelum mengetahui dampak negative yang di berikan oleh penggunaan inhaler, ada baiknya jika kita mengetahui jenis-jenis obat inhaler untuk asma terlebih dulu. Terdapat 2 jenis obat inhaler untuk asma yang sering di gunakan sebagai pengobatan, yaitu beta2-agonis dan kortikosteroid.


  • Beta2-agnosis


Beta2-agonosis sendiri terbagi menjadi 2 jenis, pertama Beta2-agonisi kerja cepat atau istilah awamnya di kenal dengan reliever atau pelega, inhaler ini memiliki fungsi sebagai merelaksasi dan membuka jalan napas yang mengecil akibat serangan asma, obat ini memiliki reaksi cepat dalam mengatasi asma.

The National Heart, Lung, and Blood Institute mengingatkan bahwa penggunaan obat beta2-agonis kerja cepat yang berlebihan menunjukkan asma yang tidak terkontrol. Dengan demikian seharusnya pengobatan dievaluasi kembali. Selain itu, penggunaannya yang berlebihan dapat menyebabkan serangan asma berikutnya yang lebih berat.


  • Kortiokosteroid


Sedangkan kortikosteroid bekerja dengan melegakan serangan asma dengan mengurangi peradangan pada jalan napas. Obat jenis ini membantu mengontrol asma untuk jangka panjang.

Penggunaan obat dalam jumlah berlebih terutama pada anak-anak, dapat berakibat pada  fungsi hipotalamus dan juga kelenjar adrenal yang kemudian dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Pada dasarnya penggunaan 2 jenis inheler ini tidak akan berbahaya, selama mengikuti aturan pakai yang di berikan dokter. Jika memang dosis yang telah di tentukan tidak berhasil mengurangi gejala asma, lebih baik Anda langsung mengunjungi dokter, Agar nantinya dosis dan jenis obat dapat disesuaikan atau diganti dengan obat yang lain. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, bahwa penggunaan dosis yang berlebihan ternyata dapat berakibat fatal.

Kamis, 07 Desember 2017

Tanaman Herbal Yang Di jamin Ampuh Untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Tanaman herbal sejak dulu telah di percaya mampu mendatangkan sederet manfaat bagi kesehatan, yang tidak kalah hebatnya dengan obat-obat dokter. Belakangan ini, bahkan beberapa tanaman jenis ono juga di ketahui mampu menjaga kesehatan jantung. Penasaran, mau tahu tanaman apa saja sih yang manfaatnya dapat menjaga kesehatan jantung. Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.



Kesehatan jantung penting menjadi perhatian, karena jika kesehatan jantung tidak terjaga, maka serangan stroke tidak bisa di hindari lagi. Apalagi jika Anda memiliki kondisi yang menjadi faktor risiko, seperti obesitas, diabetes militus, kebiasaan merokok, darah tinggi dan lainnya.

Tanaman herbal untuk kesehatan jantung :


  • Daun Seledri 


Daun seledri memiliki kandungan apigenin dan polifenol yang baik sebagai Antioksidan yang kuat, hal ini dapat membantu menangkal dampak buruk radikal bebas, yang merupakan penyebab terburuknya plak dan kerusakan sel-sel sndotel di pembuluh darah.


  • Daun Kumis Kucing


Daun kumis kucing atau orthosiphon stamineus ternyata juga memiliki  efek untuk menjaga kesehatan jantung. Penelitian menyebutkan bahwa daun kumis kucing memiliki efek anti-inflamasi dan efek diuretik, yang mampu menurunkan tekanan darah serta membuang air berlebihan dari dalam tubuh.


Manfaat Berjemur Di Bawah Sinar Matahari Untuk Penderita Asma


Selama ini sinar matahari identik dengan vitamin D, yang di percaya bermanfaat untuk menjaga kekuatan dan kesehatan tulang. Namun tahukah Anda, selain untuk tulang ternyata vitamin D juga baik untuk penderita asma, loh emang bisa, penasaran?. Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.


Keterkaitan vitamin D dengan asma

Vitamin D bertanggung jawab untuk menjaga daya tahan tubuh secara keseluruhan. Asupan vitamin D yang mencukupi setiap hari dapat meningkatkan respon sistem imun terhadap virus yang memicu serangan asma, sekaligus meredakan peradangan yang berbahaya.

The Lancent Respiratory Medicine menyatakan jika penderita asma mengkonsumsi suplemen vitamin D di samping obat asma di ketahui dapat mengurangi risiko serangan asma sebesar 50%. Penelitian ini mencangkup 955 orang yang memiliki asma tingkat sedang dan membutuhkan steroid untuk obat asma mereka.

Namun di samping itu masih di perlukan penelitian lebih jauh mengenai hal ini, masih banyak pertanyaan mengenai hal ini, seperti apakah manfaat vitamin D dapat memberikan efek yang sama pada setiap orang yang memiliki asma, yang belum mebutuhkan terapi steroid untuk mengontrol asmanya. Juga, masih belum di ketahui apakah suplemen vitamin D dapat menurunkan risiko serangan asma akut di semua pasien atau hanya pada pasien yang memang kekurangan vitamin D.

Selain dari suplemen Anda juga dapat memperoleh manfaat vitamin D dari berbagai hal, beberapa makanan di ketahui memiliki vitamin D yang tinggi seperti minyak ikan cod, salmon, tuna, sarden, kuning telur, hati api, susu, jamur kancing, dan sebagainya. Tetapi, 80% vitamin D yang dibutuhkan tubuh berasal dari sinar matahari. Tubuh Anda akan memproduksi vitamin D secara otomatis ketika terpapar sinar matahari.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Anda hanya perlu terpapar sinar matahari setidaknya 5 sampai 15 menit di lengan, tangan, dan wajah, setidaknya dua sampai tiga kali dalam seminggu tanpa menggunakan tabir surya. Untuk wilayah Indonesia, waktu berjemur yang direkomendasikan adalah mulai pukul 10 pagi hingga jam 2 siang.

Senin, 04 Desember 2017

Sesi II : Menguak Berbagai Mitos Seputar Asma Yang Berkembang Di Masyarakat



  • Mitos Keempat :  Pengobatan asma dapat menyebabkan kecanduan


100% pernytaan di atas adalah mitos, karena obat asma pada umumnya memang di konsumsi jangka panjang dan saat terjadi kekambuhan gejala, meski demikian, tidak ada obat asma yang dapat menyebabkan kecanduan.


  • Mitos Kelima :  Jika digunakan dalam jangka panjang , obat asma tidak akan efektif lagi


Obat asma akan bekerja dengan baik jika di gunakan dengan dosis yang tepat dan sesuai anjuran dokter akan memastikan obat asma tetap efektif untuk penderitaanya.

Pada beberapa kondisi, obat asma mungkin tidak memberikan efek karena ada infeksi di saluran pernapasan sehingga harus diatasi penyebabnya


  • Mitos Keenam :  Penderita asma tidak boleh berolahraga


Olahraga untuk penderita asma tidak akan menjadi masalah kesehatan jika di lakukan sesuai dengan kemampuan dan kondisi kesehatan. Olahraga dapat meningkatkan kapasitas paru-paru, membuat gejala asma lebih mudah terkontrol, dan membuat tubuh lebih bugar sehingga tidak mudah terkena infeksi saluran pernapasan.

Pilihlah jenis olahraga ringan seperti berjalan, bersepeda, berlari santai, dan berenang. Untuk menghindari kelelahan yang berat, lakukan olahraga dengan intensitas ringan terlebih dahulu dan tingkatkan secara bertahap


  • Mitos Ketujuh :  Asma hanya perlu diobati saat serangan 


Sebenarnya terdapat 2 macam obat untuk penderita asma yaitu pengontrol dan pelega. Pengontrol di konsumsi saat pasien tidak sedang serangan, berfungsi untuk mencegah kekambuhan.

Sedangkan pelega, di gunakan saat serangan asma kambuh dan berfungsi untuk melegakan saluran pernapasan. Sebagian besar penderita asma memerlukan pengontrol asma yang di konsumsi rutin agar tidak terjadi kekambuhan.

Menguak Berbagai Mitos Seputar Asma Yang Berkembang Di Masyarakat



Di Indonesia, mitos bukan hanya meliputi legenda masyarakajat saja, melainkan di semua aspek kehidupan, termasuk diantaranya mitos seputar Asma. Ada banyak mitos yang menyertai asma, baik mengenai gejala maupun pengobatannya.

Di bawah ini saya telah mempersiapkan beberapa mitos seputar asma yang banyak beredar di masyarakat, di sini saya akan mengungkap fakta yang sebenarnya mengenai mitos tersebut, guna menghindari kekeliruan di masyarakat. Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.


  • Mitos Pertama :  Asma terjadi karena masalah saraf dan psikologis


Pernyataan di atas lahir karena banyaknya pendapat yang mengatakan jika stres san cemas berlebih dapat mengakibatkan asma kambuh, namun sejkali lagi saya katakan, pernyataan tersebut sama sekali tidak tepat.

Asma sendiri merupakan penyakit yang melibatkan paru-paru dan saluran pernapasan. Gejala asma terjadi karena penyempitan saluran pernapasan, di sertai dengan peradangan berulang. Hal ini di picu banyak hal, seperti debu, cuaca dingin, serbuk sari bunga, dan tungau.


  • Mitos Kedua :  Asma dapat sembuh total


Beberapa penderita asma beranggapan jika asma yang mereka derita telah sembuh total. Namun pada kenyataannya asma yang di derita bukanlah sembuh, melainkan gejalanya membaik.

Gejalanya mungkin akan berkurang dan semakin jarang terjadi kekambuhan. Meski demikian, bukan berarti asma benar-benar sembuh. Bila asma kembali terpapar pencetusnya, asma akan kembali kambuh. Asma dapat di kontrol, tetapi tidak dapat di sembuhkan.


  • Mitos Ketiga :  Suplemen dapat mengatasi asma


Pernyataa di atas tidak dapat di katakan sepenuhnya tepat, karena sampai saat ini belum ada penelitian ilmiah yang dapat mebuktikan bahwa suplemen tersebut benar-benar efektif untuk pengobatan asma.

Sebagai solusinya Anda dapat mengganti suplemen dengan mengkonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, seperti buah, sayuran, makanan rendah lemak, dan tinggi serat.



Jumat, 17 November 2017

Berbagai Macam Obat Sesak Nafas Yang Di Jamin Manjur


Beberpa jenis bahan alami di bawah ini di percaya dapat mengatasi sesak nafas secara efektif, lalu apa saja bahan alami tersebut, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 

Daun Ki Tolod obatpenyakitsesaknafas.com


  • Kopi Hitam


Kopi hitam untuk pengobatan sesak nafas mungkin masih asing terdengar, namun berdasarkan penelitian kandungan kafein yang terdapat pada kopi hitam di percaya dapat membantu agar kelelahan otot pernapasan berkurang.


  • Pernafasan Diafragma


Pernapasan diafragma atau pernapasan perut baik untuk penderita sesak nafas sebagai alat latihan sekaligus obat untuk penderita sesak nafas, sesak nafas di percaya dapat di kendalikan dengan baik jika Anda menerapkan metode pernapasan diafragma,

Caranya: Awali dengan membaringkan tubuh secara telentang, lalu tangan bisa diletakkan di atas perut dan rilekskanlah otot-otot Anda. Ambil nafas dalam-dalam melalui hidung dan perluas bagian perut untuk kemudian mengisi bagian paru-paru dengan udara. Selama beberapa detik tahanlah nafas yang telah diambil tadi dan hembuskan perlahan lewat mulut sehingga udara pada paru-paru dapat dikosongkan. Pengulangan sangat diperlukan dan lakukanlah 5-10 menit sehari 2-3 kali.


  • Stroberi


Kaya akan kandungan vitamin C, menjadikan stroberi bahan alami yang dapat diandalakan sebagai obat alami bagi sesak nafas. Nutrisi di dalam buah segar berwarna merah ini juga sangat kaya sehingga dapat meminimalisir gejala asma, termasuk sesak nafas secara efektif.


  • Daun Kenanga


Jenis daun ini dapat Anda manfaatkan juga sebagai obat sesak nafas alami. Bila pada umumnya, bagian bungalah yang diambil sebagai obat, kali ini Anda memerlukan daunnya untuk diramu.

Caranya: Sediakan daun kenanga sebanyak ½ genggam yang kemudian dapat Anda rebus dalam segelas air. Anda juga dapat menambahkan gula sesuai selera atau paling tidak 1 ½ sendok makan. Air ramuan daun kenanga ini dianjurkan untuk diminum 2 kali dalam sehari, yakni pagi serta sore hari untuk kesembuhan sesak nafas.


  • Daun Ki Tolod


Nama jenis daun ini memang kurang begitu familiar mungkin, tapi untuk keampuhannya dalam menangani penyakit sesak nafas sebagai gejala asma tak usah diragukan lagi.

Caranya: Sediakan daun ki tolod sebanyak 2 lembar bersama air 2 gelas. Cucilah daun sampai bersih, barulah Anda rebus dengan air yang juga sudah siap. Tunggu sampai mendidih dan tinggal setengah. Ramuan dapat ditinggal dulu sampai kondisinya lebih dingin untuk kemudian disaring dan diminum. Konsumsi yang paling baik dan disarankan adalah pagi dan sore, artinya sehari 2 kali secara rutin. Pastikan sesak nafas sudah tidak kambuh dan terasa lagi barulah lepas dari obat ini.